Sudin KPKP Jakut Beri Nelayan Pembinaan dan Bantuan Sarpras
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara memberikan pembinaan sekaligus menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (Sarpras) kepada 150 nelayan kecil di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, dan TPI Cilincing, Kecamatan Cilincing,.
"Menjaga kelestarian laut"
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, pembinaan dan pemberian bantuan tersebut bertujuan meningkatkan produksi perikanan tangkap secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kelembagaan kelompok usaha nelayan.
Sudin KPKP Kepulauan Seribu Salurkan Bantuan dan Beri Pembinaan Nelayan"Kami berharap para peserta dapat berperan aktif menyerap ilmu dari narasumber. Terpenting, nelayan dapat menerapkannya melalui penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan demi menjaga kelestarian laut sebagai sumber masa depan kita," ujarnya, Kamis (20/8).
Ia mengingatkan para nelayan agar memanfaatkan bantuan sarana dan prasarana yang diberikan secara optimal untuk mendukung kegiatan usaha. Bantuan tersebut, kata dia, tidak boleh dipindahtangankan maupun diperjualbelikan.
"Pesan saya, bantuan ini harus digunakan dengan benar dan jangan sampai dijual. Harapannya, nelayan di Jakarta Utara semakin sejahtera dan kegiatan usahanya terus berkembang," terangnya.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Jakarta Utara, Riyadi Akbar menjelaskan, kegiatan pembinaan tersebut diikuti 150 nelayan dari dua lokasi.
"Di TPI Kamal Muara diikuti 75 nelayan dari 25 Kelompok Usaha Bersama (KUB). Sedangkan di TPI Cilincing diikuti 75 nelayan yang terdiri atas 37 KUB, lima koperasi, dan satu perkumpulan nelayan," ungkapnya.
Ia menuturkan, peserta mendapatkan materi Pelatihan Perikanan Tangkap Skala Kecil serta diseminasi inovasi bertema "Booster Umpan Beku" yang disampaikan Zulkarnain selaku narasumber.
"Selain pembinaan, kami juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendukung usaha nelayan. Bantuan tersebut berupa kotak pendingin (cool box), keranjang, cat, bahan resin, hingga drum minyak," ucapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada nelayan agar dapat menjalankan aktivitas usaha secara lebih optimal.
"Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah nelayan agar mereka tetap semangat melaut, meskipun menghadapi tantangan kondisi cuaca maupun keterbatasan anggaran," imbuhnya.
Salah seorang nelayan dari KUB Hiu Putih Cilincing, Faisal (42) mengaku sangat terbantu dengan program pembinaan dan pemberian bantuan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun tersebut.
Jenis bantuan yang diberikan selama ini disesuaikan dengan kebutuhan nelayan di lapangan sehingga dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha.
"Alhamdulillah, kami mendapat cool box, drum minyak, hingga bahan cat dan resin. Ini sangat bermanfaat untuk renovasi kapal. Kapal kami tidak hanya digunakan untuk mencari ikan, tetapi juga untuk ojek kapal," tandasnya.